Senin, 23 Agustus 2021

AKU

 

Aku, manusia dengan banyak bagasi. Masa lalu, patah, gagal, dosa, tidak ada yang lebih membenci diriku selain diriku sendiri. Berkali-kali meyakinkan diri untuk memaafkan diri sendiri, tapi semakin sering aku bercermin semakin benci aku melihat pantulannya.

Aku coba menyalahkan lingkungan, kalian yang pernah jadi bagian dengan harapan bisa lebih membaik, yang ada hanya semakin membenci diri sendiri.

Bukan, ini bukan tentang orang lain atau orang-orang disekitarku. Ini tentang aku. Penerimaan atas segala kekurangan, penerimaan bahwa pernah berbuat kesalahan, penerimaan bahwa pernah gagal dan patah, penerimaan bahwa semua manusia tidak ada yang tidak pernah berbuat dosa.

Aku, maafkan aku dengan segala kebencianku.

Sabtu, 01 Februari 2020

Untuk Diri di Masa Depan

Hai diri,
Sedang apa kau dimasa depan? 
Masih kah kau berusaha bertahan hidup?
Masih kah kau di penuhi ketakutan tentang masa depanmu? 
Sudah kah kau ikhlas dan pasrah? 
Atau kamu sudah mulai bisa mengambil hikmah dari apa yang sedang kau alami saat ini? 

Hai diri, 
Apapun yang sedang terjadi pada mu, tolong jangan salahkan dirimu sendiri
Berterimakasihlah
Dirimu sudah berusaha untuk sampai kepada dirimu yang sekarang ini. 
Apapun yg terjadi, 
Bahagia atau tidaknya dirimu
Jangan pernah sekalipun lupa, 
Bahwa berkhusnudzon pada Allah adalah penyembuhan luka. 

Jumat, 27 Desember 2019

Mengeluh

Akhir tahun ini kerjaan memang tidak bisa diajak main-main. Rencana liburan akhir tahun yang gagal, tidur yang semakin tidak teratur, fisik semakin tidak karuan, sepertinya sudah diambang ingin segera mengakhiri pekerjaan ini.
Mengeluh. 
Ya, karena tak bisa berbuat apapun, kata-kata keluhanlah yang akhirnya keluar, mempertanyakan diri buat apa sebenarnya aku bekerja seperti ini terus?
Apakah kemudian aku menemukan jalan keluar? 
Tentu saja tidak.
Tapi, 
Aku jadi belajar beberapa hal, bahwa mengeluh pada akhirnya cuma akan membuat aura negatif pada dirimu keluar, membuat hatimu semakin tidak nyaman, merugikan orang-orang di sekitarmu, dan yang pasti cuma akan semakin melukai dirimu sendiri. 
Untuk diri sendiri, mari kita selesaikan tanggungjawab ini, jangan menyerah, ikhlas dalam hal apapun, dan kurangi keluhmu

Selamat berjuang, bagi jiwa-jiwa yang belum bisa liburan. 

Sabtu, 27 Juli 2019

Hidup Seperempat Abad

Sudah hampir seperempat abad hidup, sudah melakukan apa untuk dirimu dan orang-orang disekitarmu?
Kalau orang-orang banyak yang bilang usia 20an itu membingungkan, itu benar, setidaknya benar untuk diri sendiri.
Kita hidup dengan ketidakpastian

'akan menjadi orang seperti apa aku nanti?'

'apakah nanti masih akan menjadi beban untuk orang lain?'

Terlalu banyak kekhawatiran dalam diri.

Terlebih lagi kita harus berusaha dewasa dengan tuntutan, berusaha dewasa tanpa tau kita sudah siap atau belum. Tapi harus dilewati

Seorang teman pernah berkata,
' dewasa itu butuh proses, proses menyingkronkan keadaan yg dihadapi dengan pola pikir dan sikap dalam menghadapi masalah, entah itu masalah kerjaan, dirumah atau temen (lingkungan)'

'dewasa itu terbiasa menghadapi masalah, sehingga bisa mengubah pola pikir dan sikap kita setiap ada masalah yg datang, semakin banyak masalah yg dihadapi dan bisa dilalui, nanti akan terbiasa pola pikir akan terbentuk dan sikap jd lebih dewasa'

Mungkin kita sedang dalam fase ini, mengkhawatirkan masa depan, belum siap dewasa, takut dengan masalah besar, maka kita belajar.
Untuk kalian yang juga sedang melewati masa ini, jangan menyerah ya, walau bisa jadi ini hal terberat yang kita lalui selama hampir seperempat abad hidup, semoga kita bisa melewati ini dengan baik.

Selamat seperempat abad, untuk kalian yg sedang melewati nya.

Senin, 20 Mei 2019

Semangat Ramadhan

Assalamu'alaikum akhwati fillah. Sekarang sudah memasuki hari ke 15 ramadhan, itu artinya sudah setengah bulan perjalanan ramadhan kita. Gimana ibadahnya kawan? Masih semangat kan? Semoga kita termasuk orang-orang yg diberi ke istiqomahan dalam beribadah sampai ramadhan berakhir. Amiiinn...
Sekedar kembali mengingatkan, kalau bulan ramadhan ini bukan sembarang bulan, pintu taubat dibuka selebar-lebarnya untuk hamba yg selalu mau memperbaiki diri. Bulan ramadhan juga adalah bulan dimana banyak sekali waktu mustajab untuk berdoa. Beberapa diantara waktu mustajab nya adalah sebagai berikut:

1. Sepertiga malam/saat sahur
2. Saat berbuka puasa
3. Sepanjang kita berpuasa.


Jangan disia-siakan yaa waktunya, berdoalah apapun yg kita mau, termasuk jodoh. Hohoho.
Selamat berpuasa teman-teman, jangan menyerah ya, Semoga kalian selalu dalam lindungan Allah.


With love
Ipang

Rabu, 20 Maret 2019

Manusia dan Luka

Beberapa bulan yang lalu aku mulai aktif ikut KEY atau Kelas Eksekutif Yuk Ngaji yang di adakan oleh tim Yuk Ngaji di kota tempat aku tinggal. Dikelas ini dibagi beberapa sesi, ada sesi aqidah, sesi hijrah, sejarah dan dakwah, dan kami sudah sampai tahap sesi hijrah baru setengah jalan.
KEY ini waktu itu aku dapat info nya di instagram ketika sedang berusaha untuk mencari lingkungan baru dan baik di kota tempat aku tinggal belum lama ini. Alhamdulillah sejauh ini lingkungan sehat itu aku dapatkan disini.
Hal lain menyenangkan dari KEY ini, kita disediakan waktu untuk diskusi bareng teman-teman yang lain seputar materi yang diajarkan dikelas, mereka menyebut diskusi ini HO atau Hang Out supaya terdengar menyenangkan. Ya, mereka memang di khususkan membantu anak-anak muda yang ingin hijrah tapi tidak tau mau mulai darimana, makanya bahasa-bahasa yang digunakan bahasa-bahasa yang mudah di terima anak muda sekarang, dan memang menyenangkan.
Sebenarnya aku bukan ingin membahas tentang KEY, karena sulit menjelaskannya secara lisan maupun tulisan, kalian harus ikut supaya tau kalau hijrah itu semenyenangkan ini (promosi dikit) 😆.
Ada hal yang sangat membekas buat ku waktu itu HO pertama disesi Aqidah, kami saling berbagi perjalanan hijrah kami, bagaimana kemudian kami memutuskan untuk memilih jalan ini, waktu itu aku menyadari satu hal, setiap orang punya luka mereka masing-masing dimana kemudian mereka akhirnya memilih tempat yang tepat untuk menyembuhkan luka, yaitu Allah.

Selasa, 25 Desember 2018

Manusia Tanpa Masalah

Beberapa hari yang lalu ketika aku berkunjung ke kota tempatku kuliah. Aku bertemu dengan teman semasa kuliah yang kebetulan tinggal di kota yang sama. Bukan tidak disengaja kami bertemu, karena sudah menjadi rutinitas setiap main kesana, aku harus menemuinya.

Seperti biasa, kami hanya menghabiskan pertemuan kami dengan saling bercerita peristiwa apa saja yang sudah terjadi selama kami tidak bertemu, berbagai lelucon dan keluhan kami ceritakan.

"bisa nggak sih manusia hidup tanpa masalah?"

Waktu itu pertanyaan itu tiba-tiba muncul ditengah obrolan. Kemudian aku berpikir, Apa benar manusia bisa hidup tanpa masalah? Kenapa ada masalah dalam kehidupan? Untuk apa masalah diciptakan?

Tanpa kita sadari sebenarnya hidup itu tentang menyelesaikan permasalahan. Yang dihadapi pun berbeda-beda sesuai levelnya. Kalau anak sd permasalahannya tentang jam bermain, anak SMA tentang ujian masuk perguruan tinggi, mahasiswa dengan skripsi, semua ada tingkatannya.
Pernahkan kamu merasa hidupmu tanpa masalah? Tentu tidak. Bahkan waktu kosongmu yang terlalu lama juga bisa menjadi masalah.

Lalu kenapa ada masalah dalam hidup?

Supaya manusia belajar.
Supaya manusia tau, bahwa dia tidak bisa hidup sendirian
Supaya manusia sadar, ada Kuasa besar yang mengatur dirinya.