Aku, manusia dengan banyak bagasi.
Masa lalu, patah, gagal, dosa, tidak ada yang lebih membenci diriku selain
diriku sendiri. Berkali-kali meyakinkan diri untuk memaafkan diri sendiri, tapi
semakin sering aku bercermin semakin benci aku melihat pantulannya.
Aku
coba menyalahkan lingkungan, kalian yang pernah jadi bagian dengan harapan bisa
lebih membaik, yang ada hanya semakin membenci diri sendiri.
Bukan,
ini bukan tentang orang lain atau orang-orang disekitarku. Ini tentang aku.
Penerimaan atas segala kekurangan, penerimaan bahwa pernah berbuat kesalahan,
penerimaan bahwa pernah gagal dan patah, penerimaan bahwa semua manusia tidak
ada yang tidak pernah berbuat dosa.
Aku,
maafkan aku dengan segala kebencianku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar